Sabtu, 06 Maret 2010

Penyakit Diare

Diare adalah buang air besar lembek, encer atau cair bahkan dapat berupa air saja yang frekuensinya lebih sering dari biasanya (biasanya 3 kali atau lebih dalam sehari). penyebab diare ada beberapa diantaranya kuman masuk melalui makanan/minuman yang tercemar tinja atau kontak langsung dengan tinja, daya tahan tubuh yang rendah, perilaku yang tidak sehat seperti BAB sembarangan, tidak cuci tangan menggunakan sabun sebelum makan serta faktor lingkungan yaitu tidak tersedianya sarana air bersih dan jamban.
Penanganan terhadap penderita diare yaitu :
1. Penderita diberi minum yang banyak
a. ASI
b. Oralit / LGG (Larutan Gula Garam)
c. Air bersih (yang telah dimasak)
d. Kuah sup, Air tajin (air kental yang diambil dari rebusan beras), yoghurt
e. Sari buah, teh encer, air kelapa
f. Bubur serelia
2. Teruskan pemberian makan
3. Minta bantuan tenaga medis, jika terjadi sebagai berikut :
a. Buang air besar lebih sering
b. Muntah berulang-ulang
c. Rasa haus yang nyata
d. Makan/minum sedikit
e. Demam
f. Tinja berdarah
Pencegahan terhadap penyakit diare :
1. Peningkatan daya tahan tubuh manusia
a. Makanlah makanan yang bergizi, untuk bayi berikan ASI Eksklusif sampai bayi
berusia 6 bulan dan teruskanlah sampai usia 2 tahun serta berikanlah makanan
pendamping ASI setelah umur 6 bulan.
b. Hindari penggunaan botol susu karena botol susu susah dibersihkan sehingga
memudahkan pencemaran kuman.
2. Peningkatan Kesehatan Lingkungan dan Perorangan
a. Simpanlah makanan pada suhu kamar dan tutuplah makanan tersebut ditempat yang
bersih
b. Gunakan air bersih yang aman
c. Cuci tangan dengan air bersih dan sabun setelah buang air besar, sebelum
makan dan sebelum memberikan makan atau menyuapi anak
d. Buang air besar di jamban
e. Membuang tinja bayi di jamban sehingga tidak mencemari lingkungan.